Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan
7 Furnitur Ramah Lingkungan Yang Terbuat Dari Sampah

7 Furnitur Ramah Lingkungan Yang Terbuat Dari Sampah

Add Comment
Lingkungan sering kali dihubungkan dengan ramalan kesuraman dan malapetaka di bumi ini. Oleh karena itu, banyak seniman dan arsitek bekerja kreatif pada green projects dalam skala kecil maupun besar untuk manfaat ekonomi dan lingkungan. Sampah menjadi trendi sekarang hari dan pakaian bekas yang diubah menjadi seni atau produk yang berguna seperti furnitur, tidak hanya sekedar memenuhi aliran
6 Hewan Yang Berkamuflase Sempurna Seperti Daun

6 Hewan Yang Berkamuflase Sempurna Seperti Daun

Add Comment
Berbagai cara hewan untuk melindungi diri agar tidak tertangkap mangsa salah satunya adalah 6 hewan ini hewan hewan ini menyamar layaknya seperti daun sehinga tidak terlihat penyamaran ini sunguh dapat mengecohmangsanya atau mengecoh hewan lain yang di jadikan mangsa , nah ingin tahu hewan apakah itu.1. Katydid (Belalang Daun)Belalang “Daun-Layu” di bawah ini adalah makhluk yang menarik,

5 Kekuatan alam paling ekstrim

Add Comment
Tornado

Angin Tornado adalah suatu angin pusaran kuat skala menengah dari kumpulan arus kuat awan gelap yang merentang ke permukaan bumi. Saat muncul angin Tornado, kerap disertai dengan satu atau beberapa pilar awan berbentuk corong seperti “belalai gajah” dari dasar awan dan menjulur ke bawah, dengan disertai badai angin dan hujan, petir atau rambun (batu es). Jika Tornado melewati permukaan air, ia dapat menarik air ke atas, dan membentuk tiang air, berdekatan dengan awan. Jika melewati daratan, kerap akan merobohkan rumah, menumbangkan tiang listrik, bahkan menarik manusia, ternak atau benda-benda lain ke dalam pusarannya dan dibawa ketempat lain. Angin Tornado kerap terjadi pada saat hujan disertai petir di musim panas, dan sebagian besar muncul pada sore hari hingga menjelang malam, skala terjangannya kecil, diameter Tornado umumnya berkisar antara puluhan hingga ratusan meter. Waktu berlangsungnya Tornado biasanya hanya beberapa menit, paling lama juga tidak lebih dari beberapa jam. Terjangan anginnya sangat kuat, kecepatan angin di sekitar pusat dapat mencapai 100-200 meter/jam. Daya perusaknya sangat kuat, tempat yang dilalui angin Tornado, kerap akan membuat pohon-pohon yang dilaluinya tercabut dari akarnya, menjungkir balikan mobil, menghancurkan bangunan dan sebagainya, terkadang menarik pergi manusia.

Thypoon (Taufan)

Sistem siklon (pusaran angin) daerah tropis yang agak kuat yang terjadi di perairan laut selatan dan Samudera Pasifik barat, disebut Thypoon. Pada 1989 silam, World Meteorological Organization (WMO) menetapkan, bahwa menurut ukuran rata-rata kekuatan angin terkuat di sekitar pusat pusaran angin daerah tropis, pusaran angin daerah tropis dibagi 4 kategori yaitu tekanan rendah tropis, badai angin tropis, badai angin tropis kuat dan Taufan. Pusaran angin tropis dengan kekuatan angin di bawah 8 tingkat disebut tekanan rendah tropis, 8-9 tingkat disebut badai angin tropis, 10-11 tingkat disebut badai angin tropis kuat, 12 atau di atas 12 tingkat disebut Taufan. Pusaran angin tropis dengan kekuatan angin 12 tingkat atau di atas 12 tingkat di sekitar pusat Australia, samudera pasifik timur, samudera atlantik disebut Thypoon.


Earthquake (Gempa Bumi)

Gempa bumi, yaitu getaran cepat litosfer. Berdasarkan sebab terjadinya gempa bumi dapat dibagi dua jenis : gempa bumi tektonik dan gempa bumi vulkanik. Gempa bumi tektonik dampaknya paling luas pada manusia. Terjadinya gempa bumi ini karena tegangan bagian dalam bumi, sehingga menyebabkan perubahan struktural bumi. Lapisan batuan dalam kerak bumi, dimana dibawah efek tegangan bumi dalam jangka panjang, akan terjadi kemiringan dan lekukan, saat tegangan bumi yang terakumulasi melampaui batas maksimum yang dapat ditahan lapisan batuan, maka akan terjadi kesalahan letak dan retakan secara tiba-tiba di daerah lapisan batuan yang lemah, sehingga energi yang terakumulasi dalam jangka waktu panjang tiba-tiba dilepaskan, dan menyebar ke 4 penjuru dalam bentuk gelombang gempa, sehingga terjadi getaran di permukaan bumi.

Tsunami

Tsunami adalah suatu gelombang laut yang memiliki daya perusak yang kuat. Aktivitas bumi seperti gempa bawah laut, letusan gunung berapi atau tanah longsor dan sebagainya kemungkinan juga akan mengakibatkan Tsunami. Ketika terjadi gempa, stratum (lapisan) dasar laut mengalami keretakan, sebagian stratum naik atau tenggelam secara tiba-tiba, dan inilah yang mengakibatkan segenap lapisan dari dasar laut hingga ke permukaan mengalami “goncangan” keras. “Goncangan” ini tidak sama dengan gelombang yang biasa kita jumpai. Gelombang laut umumnya hanya naik di sekitar permukaan, tingkat kedalamannya tidak besar. Sedang “goncangan” air laut yang disebabkan gempa adalah fluktuasi segenap sistem air dari permukaan laut ke permukaan, energi yang terkandung di dalamnya sangat mengejutkan.


Vulcano (Letusan Gunung Berapi)

Gunung berapi bukan gunung yang menyemburkan “api”, yang disemburkannya adalah suatu zat kental bersuhu tinggi, dan zat ini disebut magma (lahar). Saat gunung berapi meletus, pemandangan akan tampak sangat menakjubkan. Karena suhunya yang tinggi, dan mendapat tekanan kuat dari kerak bumi, karena itu, jika bertemu dengan daerah yang agak tipis dan bercelah, maka laharnya akan meluncur ke permukaan dengan deras. Terjadinya gunung berapi adalah di bawah permukaan bumi, daerah yang semakin dalam, maka suhunya juga akan semakin tinggi, di kedalaman sekitar 20 mil, tingginya suhu cukup melumerkan sebagian besar batuan. Saat batuan lumer akan mengembang dan perlu ruang yang lebih luas. Materi yang dilumerkan oleh suhu tinggi ini akan naik menelusuri celah. Saat tekanan lahar lebih besar dari tekanan batuan di permukaannya, akan meletus dan membentuk sebuah gunung berapi.

sumber 

8 Keuntungan Global Warming (Beserta beberapa kerugiannya)

Add Comment

Keuntungan dan Kerugian dari Pemanasan Global 


Pada bulan Februari 2007, PBB merilis sebuah laporan ilmiah yang menyimpulkan bahwa pemanasan global sedang terjadi dan akan terus terjadi selama berabad-abad. Laporan ini juga menyatakan dengan kepastian 90% bahwa aktivitas manusia telah menjadi penyebab utama peningkatan suhu selama beberapa dekade terakhir.
Dengan kesimpulan dari ilmuwan lain yang tak terhitung bahwa pemanasan global ada di sini dan akan terjadi terus di masa mendatang, saya ingin merangkum dampak yang mungkin terjadi dari pemanasan global, menjadi keuntungan dan kerugian dari .



Kerugian dari Pemanasan Global

  • Sirkulasi laut terganggu,dan memiliki efek yang tidak diketahui pada iklim dunia.
  • Tinggi permukaan laut menyebabkan banjir dari dataran rendah akan terjadi korban
  • Gurun semakin kering menjadikan desirtifaksi
  • Perubahan produksi pertanian yang dapat menyebabkan kekurangan pangan.
  • Kekurangan air di daerah yang sering kering.
  • Kelaparan, kekurangan gizi, dan kematian meningkat akibat kekurangan pangan dan tanaman.
  • Cuaca menjadi kian ekstrem, sering terjadi badai dan bencana lain
  • Peningkatan penyakit pada manusia dan hewan.
  • Peningkatan kematian akibat gelombang panas.
  • Kepunahan spesies tambahan hewan dan tumbuhan.
  • Hilangnya habitat hewan dan tumbuhan.
  • Peningkatan emigrasi orang-orang dari negara-negara miskin atau rendah kepada negara-negara lebih kaya atau yang kondisi alamnya tidak separah negara asal
  • Tambahan penggunaan sumber daya energi untuk kebutuhan pendinginan.
  • Peningkatan polusi udara.
  • Peningkatan tingkat alergi dan asma karena tanaman mekar lebih awal.
  • Pencairan permafrost menyebabkan kerusakan struktur, tanah longsor, dan Amblas.
  • hilangnya gletser dan pulau es secara permanen.
  • Budaya atau warisan situs hancur lebih cepat karena cuaca ekstrem meningkat.
  • Peningkatan keasaman hujan.
  • Berkurangnya lahan hutan, akibat suhu yang meningkat dalam kekeringan sering memicu kebakaran hutan
  • Peningkatan biaya asuransi karena semakin banyaknya klaim asuransi akibat bencana alam
  • Agresivitas akan meningkat , yang menyebabkan meningkatnya tingkat pembunuhan.

Keuntungan dari Pemanasan Global

  1. Arktik, Antartika, Siberia, dan daerah lainnya di bumi yang beku mungkin akan mengalami pertumbuhan lebih banyak tanaman dan iklim yang lebih hangat.
  2. Zaman es berikutnya mungkin tidak akan terjadi lagi
  3. Transportasi laut akan lebih luas karena lebih banyaknya daratan es yang mencair
  4. Kurang kebutuhan konsumsi energi untuk menghangatkan tempat dingin.
  5. Kurangnya kematian atau sakit akibat cuaca dingin.
  6. Musim semi yang lebih lama bisa berarti peningkatan produksi pertanian di beberapa wilayah di dunia.
  7. Pulau-pulau kecil yang menghilang (tenggelam) akan mengurangi klaim kepemilikan pulau oleh beberapa negara, yang biasanya bisa menyebabkan konflik perang
  8. Kutub selatan menjadi lebih ramah sebagai tempat hunian, karena suhu di sana menjadi lebih hangat  

sumber:http://danish56.blogspot.com/2011/11/8-keuntungan-dari-terjadinya-global.html

Ternyata Pohon hanya menyumbang 20% oksigen di bumi.Sisanya?

Add Comment
PPohon adalah salah satu penyumbang oksigen, akan tetapi hanya sebesar 20% untuk bumi. pohon berguna untuk mitigasi (mengurangi) karbondioksida yang ada di bumi. jadi untuk mengurangi dampak pemanasan global, tanamlah pohon agar CO2 nya dapat dimanfaatkan oleh pohon. karena nilai wajar dari CO2 adalah 0,1% di bumi ini, tetapi tahun 2010 ini kadar CO2 di atmosfer bumi sudah mencapai 0,3%

Sekilas mengenai plankton

Plankton didefinisikan sebagai organisme hanyut apapun yang hidup dalam zona pelagik (bagian atas) samudera, laut, dan badan air tawar. Secara luas plankton dianggap sebagai salah satu organisme terpenting di dunia, karena menjadi bekal makanan untuk kehidupan akuatik.

Bagi kebanyakan makhluk laut, plankton adalah makanan utama mereka. Plankton terdiri dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan laut. Ukurannya kecil saja. Walaupun termasuk sejenis benda hidup, plankton tidak mempunyai kekuatan untuk melawan arus, air pasang atau angin yang menghanyutkannya.

Plankton hidup di pesisir pantai di mana ia mendapat bekal garam mineral dan cahaya matahari yang mencukupi. Ini penting untuk memungkinkannya terus hidup. Mengingat plankton menjadi makanan ikan, tidak mengherankan bila ikan banyak terdapat di pesisir pantai. Itulah sebabnya kegiatan menangkap ikan aktif dijalankan di kawasan itu.

Selain sisa-sisa hewan, plankton juga tercipta dari tumbuhan. Jika dilihat menggunakan mikroskop, unsur tumbuhan alga dapat dilihat pada plankton. Beberapa makhluk laut yang memakan plankton adalah seperti batu karang, kerang, dan ikan paus.
Plankton adalah organisme yang menyumbang 80% kebutuhan oksigen yang ada di bumi ini. dengan kemampuannya berespisari menghasilkan gelembung-gelembun oksigen yang terdapat di dalam laut, oksigen tersebut terlepas ke udara dan menjadi gas yang bisa kita nikmati sekarang


Para ilmuwan dari Amerika Serikat menemukan plankton secara tidak langsung dapat membuat awan yang dapat menahan sebagian sinar matahari yang merugikan. Sehingga plankton bisa membantu memperlambat proses pemanasan bumi.
Dierdre Toole dari Institusi Oceanografi Woods Hole (WHOI) dan David Siegel dari Universitas California, Santa Barbara (UCSB) adalah dua peneliti itu.

Penelitian yang dibiayai oleh NASA tersebut mengungkapkan ketika matahari menyinari lautan, lapisan atas laut (sekitar 25 meter dari permukaan laut) memanas, dan menyebabkan perbedaan suhu yang cukup tinggi dengan lapisan laut di bawahnya. Lapisan atas dan bawah tersebut terpisah dan tidak saling tercampur.

Plankton hidup di lapisan atas, tapi nutrisi yang diperlukan oleh plankton terdapat lebih banyak di lapisan bawah laut. Karenanya, plankton mengalami malnutrisi.

Akibat kondisi malnutrisi ditambah dengan suhu air yang panas, plankton mengalami stress sehingga lebih rentan terhadap sinar ultraviolet yang dapat merusaknya.

Karena rentan terhadap sinar ultraviolet, plankton mencoba melindungi diri dengan menghasilkan zat dimethylsulfoniopropionate (DMSP) yang berfungsi untuk menguatkan dinding sel mereka.

Zat ini jika terurai ke air akan menjadi zat dimethylsulfide (DMS). DMS kemudian terlepas dengan sendirinya dari permukaan laut ke udara.

Di atmosfer, DMS bereaksi dengan oksigen sehingga membentuk sejenis komponen sulfur. Komponen sulfur DMS itu kemudian saling melekat dan membentuk partikel kecil seperti debu. Partikel-partikel kecil tersebut kemudian memudahkan uap air dari laut untuk berkondensasi dan membentuk awan.

Jadi, secara tidak langsung, plankton membantu menciptakan awan. Awan yang terbentuk menyebabkan semakin sedikit sinar ultraviolet yang mencapai permukaan laut, sehingga plankton pun terbebas dari gangguan sinar ultraviolet.

Proses ini sebenarnya telah beberapa tahun dipelajari di laboratorium oleh para ilmuwan, namun proses alamiahnya baru kali ini dapat dipelajari.

Awan yang disebabkan oleh plankton ini, dipercaya dapat memperlambat proses pemanasan bumi, serta memiliki efek besar tehadap iklim bumi. Namun, untuk membuktikan hal tersebut, masih harus dilakukan penelitian lanjutan yang seksama.

Penelitian yang dilakukan di Laut Sargasso, lepas pantai Bermuda ini juga menemukan secara mengejutkan bahwa partikel DMS ini dapat terurai dengan sendirinya di udara setelah tiga sampai lima hari saja. Padahal, karbondioksida di udara, dapat bertahan hingga berpuluh-puluh tahun.

Karena penguraian alamiah DMS sangat cepat, DMS tidak akan menimbulkan efek rumah kaca, tidak seperti karbondioksida.

sumber